Browse images and videos on Instagram. Find out Most Popular Hashtags and Users. Picgra
  1. Homepage ›
  2. awan

#awan photos and videos on Instagram

Medias attached with hashtag: #awan on Instagram

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Arief Mutaqin (@mutaqinarief) Instagram Profile Photo mutaqinarief

Arief Mutaqin

 Instagram Image by Arief Mutaqin (@mutaqinarief) with caption : "Aisyah rodhiyallohu 'anha bercerita: "Aku sama sekali tidak pernah melihat Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam tertawa hi" at Balikpapan - 1891216764101298628
Balikpapan Report Share Download 0 12

Aisyah rodhiyallohu 'anha bercerita: "Aku sama sekali tidak pernah melihat Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam tertawa hingga terlihat anak lidah (tekak) beliau. Sebab, beliau seringnya hanya tersenyum saja." Lebih lanjut, Aisyah berkata: "Jika beliau melihat awan atau adanya angin, maka akan terlihat perubahan pada wajah beliau." . Aisyah bertanya: "Ya Rosululloh, sesungguhnya jika orang-orang melihat awan, maka mereka merasa gembira dengan harapan awan tersebut membawa hujan. Akan tetapi, aku melihat dirimu jika melihat awan itu, maka terlihat pula kegelisan pada wajahmu? Rosululloh menjawab: "Wahai Aisyah, tidak ada yang menjaminku bahwa di dalam awan itu tidak ada azab. Sesungguhnya suatu kaum telah diazab dengan angin; dan pernah ada suatu kaum yang ketika melihat (awan yang mengandung) azab mengatakan, 'Inilah awan yang menurunkan hujan kepada kami.'" (HR. Al Bukhori, Muslim, dan Ahmad). . Kita tahu, Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam maksum: terjaga dari dosa, dan telah Alloh jamin masuk surga. Tetapi, hidup beliau tetap begitu hati-hati dan waspada. Bahkan untuk urusan melihat awan pun beliau masih menyimpan kekhawatiran jangan-jangan itu mengandung azab dari Alloh 'Azza wa Jalla. Bagaimana dengan kita? . Kadang, logika kita lebih lantang bicara. Memandang awan tak lebih dari sekadar fenomena alam biasa; bagian dari siklus perjalanan air yang sedang memasuki masa matangnya. Walhasil, ayat kauniyah berupa awan ini tak pernah mendongkrak kadar iman dan taqwa. . Padahal, dengan banyaknya kejadian bencana, kita mestinya menjadi orang yang paling banyak khawatir dan waspada. Apalagi, kita tidak maksum, tapi berlumur dosa.... . . . #awan . 📷abun_nada @statusnasehat

makruf abdul majid (@makrufyaaa_) Instagram Profile Photo makrufyaaa_

makruf abdul majid

Siang ini kau begitu menawan. Namun sayang, kau tak lama tuk bertahan 😊😘😌⛅☁ #awan

Estu Hanifan (@hanief_an) Instagram Profile Photo hanief_an

Estu Hanifan

 Instagram Image by Estu Hanifan (@hanief_an) with caption : "Aisyah rodhiyallohu 'anha bercerita: "Aku sama sekali tidak pernah melihat Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam tertawa hi" at Karanganyar - 1891211823982657773
Karanganyar Report Share Download 0 6

Aisyah rodhiyallohu 'anha bercerita: "Aku sama sekali tidak pernah melihat Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam tertawa hingga terlihat anak lidah (tekak) beliau. Sebab, beliau seringnya hanya tersenyum saja." Lebih lanjut, Aisyah berkata: "Jika beliau melihat awan atau adanya angin, maka akan terlihat perubahan pada wajah beliau." . Aisyah bertanya: "Ya Rosululloh, sesungguhnya jika orang-orang melihat awan, maka mereka merasa gembira dengan harapan awan tersebut membawa hujan. Akan tetapi, aku melihat dirimu jika melihat awan itu, maka terlihat pula kegelisan pada wajahmu? Rosululloh menjawab: "Wahai Aisyah, tidak ada yang menjaminku bahwa di dalam awan itu tidak ada azab. Sesungguhnya suatu kaum telah diazab dengan angin; dan pernah ada suatu kaum yang ketika melihat (awan yang mengandung) azab mengatakan, 'Inilah awan yang menurunkan hujan kepada kami.'" (HR. Al Bukhori, Muslim, dan Ahmad). . Kita tahu, Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam maksum: terjaga dari dosa, dan telah Alloh jamin masuk surga. Tetapi, hidup beliau tetap begitu hati-hati dan waspada. Bahkan untuk urusan melihat awan pun beliau masih menyimpan kekhawatiran jangan-jangan itu mengandung azab dari Alloh 'Azza wa Jalla. Bagaimana dengan kita? . Kadang, logika kita lebih lantang bicara. Memandang awan tak lebih dari sekadar fenomena alam biasa; bagian dari siklus perjalanan air yang sedang memasuki masa matangnya. Walhasil, ayat kauniyah berupa awan ini tak pernah mendongkrak kadar iman dan taqwa. . Padahal, dengan banyaknya kejadian bencana, kita mestinya menjadi orang yang paling banyak khawatir dan waspada. Apalagi, kita tidak maksum, tapi berlumur dosa.... . . . #awan @abun_nada

JANGAN MALU BELAJAR ISLAM (@islam_pemula) Instagram Profile Photo islam_pemula

JANGAN MALU BELAJAR ISLAM

 image by JANGAN MALU BELAJAR ISLAM (@islam_pemula) with caption : "Aisyah rodhiyallohu 'anha bercerita: "Aku sama sekali tidak pernah melihat Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam tertawa hi" - 1891206976642315805
Report Share Download 0 45

Aisyah rodhiyallohu 'anha bercerita: "Aku sama sekali tidak pernah melihat Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam tertawa hingga terlihat anak lidah (tekak) beliau. Sebab, beliau seringnya hanya tersenyum saja." Lebih lanjut, Aisyah berkata: "Jika beliau melihat awan atau adanya angin, maka akan terlihat perubahan pada wajah beliau." . Aisyah bertanya: "Ya Rosululloh, sesungguhnya jika orang-orang melihat awan, maka mereka merasa gembira dengan harapan awan tersebut membawa hujan. Akan tetapi, aku melihat dirimu jika melihat awan itu, maka terlihat pula kegelisan pada wajahmu? Rosululloh menjawab: "Wahai Aisyah, tidak ada yang menjaminku bahwa di dalam awan itu tidak ada azab. Sesungguhnya suatu kaum telah diazab dengan angin; dan pernah ada suatu kaum yang ketika melihat (awan yang mengandung) azab mengatakan, 'Inilah awan yang menurunkan hujan kepada kami.'" (HR. Al Bukhori, Muslim, dan Ahmad). . Kita tahu, Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam maksum: terjaga dari dosa, dan telah Alloh jamin masuk surga. Tetapi, hidup beliau tetap begitu hati-hati dan waspada. Bahkan untuk urusan melihat awan pun beliau masih menyimpan kekhawatiran jangan-jangan itu mengandung azab dari Alloh 'Azza wa Jalla. Bagaimana dengan kita? . Kadang, logika kita lebih lantang bicara. Memandang awan tak lebih dari sekadar fenomena alam biasa; bagian dari siklus perjalanan air yang sedang memasuki masa matangnya. Walhasil, ayat kauniyah berupa awan ini tak pernah mendongkrak kadar iman dan taqwa. . Padahal, dengan banyaknya kejadian bencana, kita mestinya menjadi orang yang paling banyak khawatir dan waspada. Apalagi, kita tidak maksum, tapi berlumur dosa.... . . . #awan . 📷abun_nada @statusnasehat